Berapa Volume Headset yang Aman Agar Telinga Tak Sakit?
Intensitas suara yang dianggap aman untuk pendengaran manusia berada di rentang sekitar 65-85 dBA.
Intensitas suara di rentang tersebut setara dengan volume bicara manusia pada umumnya.
Jika diterapkan di perangkat audio, pengguna bisa menjaga volume di tingkat 60 persen atau di bawahnya, dari tingkat volume maksimal untuk menghindari gangguan pendengaran.
Saat ini ada banyak aplikasi di ponsel yang bisa mengukur tingkat kebisingan suara.
Contohnya seperti NIOSH Sound Level Meter App di iPhone atau Sound Meter di Android.
Pengguna bisa memanfaatkannya untuk menjaga suara yang didengarkan tidak melebihi batas aman.
Selain mengatur volume headset pada batas aman, pengguna juga perlu memerhatikan durasi pemakainnya untuk menjaga pendengaran.
Dikutip dari American Osteopathic Association, James E Foy, dokter spesialis osteopati anak, mengatakan mendengarkan audio lewat headset dengan volume tinggi dalam jangka waktu lama, bisa mengakibatkan gangguan pendengaran seumur hidup bagi anak-anak dan remaja.
Untuk menghindari gangguan pendengaran, Foy menyarankan agar menyetel volume TWS atau headset di tingkat 60 persen dari volume maksimal, dan boleh digunakan selama total 60 menit sehari. Semakin keras volumenya, semakin pendek durasinya.
Pada volume maksimal, pengguna hanya boleh mendengarkan audio lewat headset sekitar lima menit sehari.
Jika harus menggunakan headset setiap hari, pengguna perlu melepaskannya untuk beristirahat sejenak.
Batas-batas di atas perlu diperhatikan pengguna agar tetap nyaman menggunakan audio dari headset atau TWS, dan aman dari potensi gangguan pendengaran.
Selain itu, jika hendak membeli headset, pengguna juga sebaiknya memilih headset yang memiliki fitur peredam kebisingan atau noise cancelling.
Fitur ini dapat meredam suara bising di sekitar atau di luar headset.
Dengan fitur noise cancelling, pengguna bakal lebih tidak terganggu dengan suara sekitar saat mendengar audio di headset.
Alhasil, pengguna bisa tetap mengatur volume headset di tingkat yang rendah meski tengah berada di lingkungan yang bising. (Wartabanjar.com)