Polres HST Ungkap Insiden di Proyek Jalan Binjai Pirua, Dua Orang Meninggal Dunia
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Insiden di lokasi proyek peningkatan jalan Desa Binjai Pirua, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, Minggu (01/11/2026), mengakibatkan dua orang meninggal dunia.
Polres HST mengungkapkan, kedua korban bernama Riduan dan Robby Cahyadi. Keduanya meninggal dalam peristiwa berbeda, saat proses penanganan dump truck yang terguling di lokasi proyek.
Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon melalui keterangan resmi menjelaskan, kejadian bermula ketika salah satu dump truck pengangkut material pasir dan batu (sirtu) terperosok di pinggir jalan. Upaya penarikan kemudian dilakukan menggunakan kendaraan lain.
Saat proses tersebut berlangsung, Riduan berada di samping kanan dump truck yang terperosok untuk mengawasi pekerjaan.
Namun, penahan tanah di pinggir jalan tiba-tiba longsor hingga membuat korban terjatuh ke parit atau sungai.
Pada saat bersamaan, dump truck yang terperosok ikut terguling dan diduga menimpa Riduan hingga tubuhnya tertimbun material sirtu.
Proses evakuasi Riduan membutuhkan bantuan alat berat. Setelah excavator PC 55 tiba, Robby Cahyadi turut membantu proses pengangkatan kendaraan.
Namun, sekitar 10 menit kemudian, Robby mengalami kejang-kejang. Relawan ambulans yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan pertama dengan bantuan oksigen.
Baca Juga: Bermodal Gunting Modifikasi, Residivis Curanmor Gasak Motor di Barabai HST
Baca Juga: 23 ASN HST Ikuti Pendidikan Komcad 2026, Mulai Jalani Latihan Dasar Militer
Robby kemudian dibawa menuju RSUD H Damanhuri Barabai. Namun, nyawanya tidak tertolong dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Sementara itu, pencarian Riduan terus dilanjutkan dengan mendatangkan excavator PC 75.
Setelah dump truck berhasil digeser, korban akhirnya dapat dievakuasi sekitar enam jam setelah kejadian.
Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon menyampaikan belasungkawa kepada keluarga kedua korban.
Ia juga mengapresiasi personel Polres HST, Polsek Labuan Amas Utara, masyarakat, dan relawan yang membantu proses evakuasi.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya kedua korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya, Senin (02/11/2026).