Bank Kalsel dan Pemkab Batola Perkuat Digitalisasi Pengelolaan Keuangan
WARTABANJAR.COM, MARABAHAN -
Audiensi dari Bank Kalsel KC Marabahan diterima langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, Selamat Riyanto, di Ruang Kerja Sekretaris Daerah, Selasa (15/9).
Bank Kalsel dan Pemkab Batola membahas sejumlah agenda strategis terkait penguatan layanan dan digitalisasi pengelolaan keuangan.
Salah satu pembahasan utama adalah mekanisme pembayaran rekening PDAM yang telah diperbarui oleh Bank Kalsel guna memberikan kemudahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, Bank Kalsel juga memaparkan layanan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) sebagai salah satu instrumen transaksi non-tunai untuk mendukung tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan dan akuntabel.
Dalam pertemuan tersebut turut dibahas kesiapan Bank Kalsel dalam mendukung program digitalisasi pemerintahan, termasuk rencana penerapan Sistem Administrasi
Keuangan Desa sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa di Kabupaten Barito Kuala.
Baca juga: Penumpang yang Belum Ditemukan Diperkirakan Terjebak di Dalam Bangkai Kapal Virgo
Baca juga: Gubernur Kalsel Bantu 108 Korban Selamat Kapal Virgo, Muhidin Keluarkan Uang Pribadi Rp540 Juta
Melalui audiensi ini, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dan Bank Kalsel berkomitmen memperkuat sinergi dalam menghadirkan layanan keuangan yang mendukung percepatan transformasi digital di daerah.
Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) Bank Kalsel adalah instrumen transaksi non-tunai yang diterbitkan oleh Bank Kalsel untuk memfasilitasi kebutuhan belanja operasional pemerintah daerah.
Tujuannya membantu pengelolaan keuangan daerah agar lebih terbuka dan terukur.
Juga mempermudah pembelian barang dan jasa secara non-tunai untuk keperluan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
KKPD juga memperkuat sistem pengendalian internal dalam pelaporan keuangan anggaran daerah. (Wartabanjar.com/*)