WARTABANJAR.COM, BARABAI – Kabut asap terlihat pekat di sejumlah wilayah Hulu Sungai Tengah (HST), Kamis (17/09/2026) pagi.

Pantauan Wartabanjar.com, kondisi tersebut terlihat di kawasan Barabai Kota, Taman Dwi Warna, Jalan Mualimin, Benawa Tengah, Barabai Timur, Lapangan Pelajar, Jalan SMP, Barabai Darat, hingga Pasar Keramat.

Asap tampak memenuhi udara di sejumlah kawasan. Warga yang tetap beraktivitas di luar rumah terlihat mengenakan masker, terutama saat berada di ruang terbuka.

Kondisi kualitas udara HST pada hari yang sama, menunjukkan angka PM2.5 mencapai 209 atau masuk kategori sangat tidak sehat.

Kepala Dinas Kesehatan HST dr Desfi Delfiana Fahmi, meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah selama kondisi udara masih buruk.

“Kalau tidak mendesak, sebaiknya tetap berada di dalam rumah,” ujarnya.

Bagi warga yang harus keluar rumah, Dinkes mengimbau penggunaan masker untuk membantu melindungi saluran pernapasan. 

Masker standar maupun N95 dapat digunakan saat berada di tengah kondisi udara berasap.

Paparan partikel PM2.5 juga perlu diwaspadai, karena ukurannya sangat kecil dan dapat masuk hingga ke paru-paru. 

Baca Juga: Wabup HST Datangi Korban Kebakaran Tabudarat Hilir, Bantuan Langsung Disalurkan

Baca Juga: Tujuh Bangunan di Tabudarat Hilir HST Terbakar, Dokumen Empat Keluarga Ikut Hangus

Keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata hingga gangguan pernapasan dapat muncul atau memburuk, akibat paparan udara yang tidak sehat.

“Kalau mengalami batuk, sesak napas, iritasi mata atau gangguan pernapasan lainnya, segera periksa ke fasilitas kesehatan,” kata dr. Desfi.

Perhatian juga perlu diberikan kepada kelompok yang lebih rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil dan penderita penyakit kronis. 

Mereka dianjurkan menghindari paparan asap secara langsung dan membatasi kegiatan di luar ruangan.

Masyarakat juga diminta menjaga kondisi tubuh, dengan cukup minum dan mengonsumsi makanan bergizi selama kualitas udara belum membaik. (wartabanjar.com/*)