WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan terus dimaksimalkan, termasuk melalui operasi modifikasi cuaca (OMC).

Hal itu disampaikan Gibran saat memberikan sambutan dan arahan dalam kunjungannya ke Posko Karhutla Lapangan 1, Jalan Tegal Arum, kawasan Guntung Damar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (10/9/2026).

Hadir menyambut Wapres, Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman beserta sejumlah unsur Forkopimda.

Baca juga: 

Cipta Kridatama Dukung Ketahanan Air Bersih Desa Mangkalapi Tanah Bumbu Lewat Pembangunan Embung

Baca juga: 

HUT ke-81 TNI, 1000 Pohon Mangrove Ditanam di Desa Muara Pagatan Tanah Bumbu

Dalam arahannya, Gibran menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kalimantan karena kondisi kualitas udara belum sepenuhnya pulih akibat dampak karhutla.

“Kami akan memaksimalkan, kami akan mengupayakan yang terbaik sesuai arahan dari Bapak Presiden,” ujar Gibran.

Wapres menegaskan, pemerintah akan terus mengoptimalkan berbagai upaya untuk mempercepat pemulihan kondisi udara dan pengendalian karhutla di wilayah Kalimantan.

Gibran secara khusus meminta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dan jajaran terkait terus memaksimalkan pelaksanaan OMC.

“Ini harus kita maksimalkan OMC-nya. Kita kerja keras seminggu, dua minggu ini. Tidak perlu tunggu hujan, kita upayakan semaksimal mungkin,” tegasnya.

Arahan tersebut disampaikan setelah Gibran sebelumnya melakukan kunjungan ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dan melihat langsung kondisi di wilayah terdampak karhutla.

Gibran diketahui melakukan kunjungan ke tiga provinsi di Kalimantan dalam rangka memastikan penanganan dampak karhutla, termasuk kondisi pendidikan dan kesehatan masyarakat.

Selain penanganan api dan asap, perhatian khusus diberikan terhadap anak-anak dan kelompok rentan.

Gibran meminta pemerintah daerah memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan memperhatikan kondisi kualitas udara serta berkoordinasi dengan orang tua murid.

Ia mengingatkan agar kondisi kabut asap tidak sampai menyebabkan peningkatan kasus ISPA pada anak-anak.