Cipta Kridatama Dukung Ketahanan Air Bersih Desa Mangkalapi Tanah Bumbu Lewat Pembangunan Embung
WARTABANJAR.COM, BATULICIN - Kelangkaan air bersih akibat kemarau panjang dirasakan masyarakat Desa Mangkalapi, Kecamatan Teluk Kepayang, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Permukiman mereka cukup jauh dari sungai sehingga pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari sulit didapatkan.
Di tengah kondisi tersebut, perusahaan jasa pertambangan PT Cipta Kridatama (CK) memperluas akses air bersih dengan membangun embung untuk masyarakat di wilayah operasionalnya.
Pembangunan embung menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan CK, sekaligus menjawab kebutuhan dasar masyarakat atas kelangkaan air bersih saat musim kemarau.
Baca juga: HUT ke-81 TNI, 1000 Pohon Mangrove Ditanam di Desa Muara Pagatan Tanah Bumbu
Baca juga: Puluhan Pelaku UMKM Tanah Bumbu Dapat Pelatihan Cara Dapatkan Modal dari Pemkab:
Anak usaha PT ABM Investama Tbk. (ABMM) itu menuntaskan pembangunan embung beserta jaringan pipa ke 250 rumah warga.
Embung dibangun di lahan yang dihibahkan Kepala Desa Mangkalapi, Sahrani.
Secara fisik, bangunan penampungan air itu memiliki ukuran sekitar 30 meter x 70 meter dengan kedalaman mencapai delapan meter.
Saat ini pengeboran dalam untuk mengisi atau menggenangi embung masih terus berlangsung.
Direktur CK Roni Setyawan mengatakan, kehadiran perusahaan di suatu wilayah harus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di sekitarnya.
Air bersih dipilih sebagai titik awal karena berhubungan dengan kesehatan keluarga, ketahanan pangan, hingga kesiapan warga menghadapi kemarau panjang.
"Salah satu bentuk keberhasilan program sosial adalah keberlanjutannya. Program itu akan hidup ketika masyarakat ikut mengelolanya, manfaatnya bisa dirasakan setiap hari, dan masyarakat terlibat sejak dari perencanaan hingga perawatan embung. Dengan demikian, fasilitas ini menjadi milik bersama yang terus bermanfaat lintas generasi. Embung Mangkalapi adalah komitmen CK untuk hadir dengan solusi yang dirasakan langsung masyarakat," kata Roni Setyawan.