Sudah Kalah Poin Dikurangi Pula, Nasib Isenmulang Kalteng FC di Liga 1 Super League
WARTABANJAR.COM - Nasib menyedihkan dialami tim promosi di Liga 1 Super League, Isenmulang Kalteng FC.
Selain kalah telak dari Arema FC dalam laga perdana Liga 1 Super League, Isenmulang Kalteng FC juga terkena pemotongan poin.
Tim yang dibesut mantan pelatih Barito Putera, Mundari Karya itu mendapat pemotongan dua poin.
Dalam laga perdana di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (4/9/2026), Isenmulang Kalteng FC yang berhome base di Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya itu digunduli tuan rumah Arema FC dengan skor 0-4.
Keran gol Arema FC dibuka oleh Johan Ahmad Farizi saat laga baru berlangsung 6 menit.
Selang 8 menit kemudian, Arema FC memperbesar gol lewat Diego Landis.
Dan, Arema FC menutup babak pertama dengan skor 3-0 lewat tambahan gol Marcos Vinicius di injury time.
Baca Juga: Hasil Arema vs Isenmulang 4-0: Polesan Eks Pelatih Barito Putera Gagal Beri Kemenangan
Baca Juga: Dua Gol Dianulir, Bali United Menang atas PSS Sleman 2-1 di Liga 1 Super League
Di babak kedua, pasukan Mundari Karya bangkit melakukan perlawanan.
Beberapa kali Isenmulang Kalteng FC yang dimotori Makan Konate mendapat peluang, namun tidak berujung gol.
Justru di ujung babak kedua, menit ke-85, Arema FC mampu menambah gol lagi lewat Mauro Zijlstra.
Pemotongan Poin
Usai kalah, kabar tidak mengenakkan lagi pun muncul. Isenmulang Kalteng FC terkena pemotongan 2 poin.
Juga ada yang terkena pemotongan poin serupa, yakni Java United.
Kepada pers usai laga, Mundari Karya mengakui adanya sanksi tersebut.
Penyebabnya adalah permasalahan lisensi klub yakni perubahan nama dan markas klub.
Isenmulang Kalteng FC adalah nama baru klub Adhyaksa FC, sementara Java United dulunya Malut United.
"Mengenai pengurangan poin 2 itu berhubungan dengan masalah administrasi atau klub lisensi saat kami pindah manajemen," kata Mundari Karya.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus juga menegaskan kedua tim tersebut disanksi karena pelanggaran perubahan nama dan kandang.