Lawan Kendal Tornado FC Tanpa Penonton, ini Kata Pelatih Barito Putera Hendri Susilo
WARTABANJAR.COM, SOLO – Laga PS Barito Putera akan menghadapi Kendal Tornado FC pada pekan ketiga Liga 2 Championship 2026/27 diputuskan tanpa penonton.
Laga Kendal Tornado FC vs Barito Putera berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (26/9) sore yang lokasinya merupakan cagar budaya.
Pelatih Barito Putera, Hendri Susilo, menilai absennya penonton tidak akan banyak memengaruhi pertandingan.
Menurutnya, kedua tim tetap harus menunjukkan performa terbaik karena pertandingan merupakan bagian dari kompetisi.
"Saya pikir tidak juga keuntungan ya, karena ini pertandingan kompetisi. Saya pikir ada atau tidak ada penonton, tidak ada masalah," ujar Hendri Susilo saat konferensi pers, Jumat (25/9).
Hendri Susilo juga menyadari, Kendal Tornado FC bukan lawan yang mudah. Dia menilai tim tersebut memiliki kualitas dan telah melakukan persiapan dalam waktu yang cukup panjang.
Baca Juga Link Nonton Live Streaming FIFA ASEAN Cup Hasil Indonesia vs Singapura Malam Ini
Baca Juga Laga Kendal Tornado FC vs Barito Putera Tanpa Penonton, Stefan Keeltjes Minta Pemain Tetap Fokus
"Ya, pasti kami tahu juga Kendal Tornado FC tim bagus, tim yang sudah bersiap lama. Artinya, mudah-mudahan kami yang sudah mempersiapkan diri bisa tampil lebih baik," sambungnya.
Pada dua laga sebelumnya, Barito Putera meraih sekali kemenangan, lawan Persipura Jayapura 3-2, dan kalah atas Deltras FC 2-3.
Sedangkan, Kendal Tornado FC mengalahkan De Red FC 1-0, serta menahan imbang Persipura Jayapura 0-0.
Sementara itu pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes mengaku sudah memiliki pengalaman menghadapi pertandingan tanpa penonton pada musim sebelumnya.
Pengalaman tersebut membuat Stefan Keeltjes dan para pemainnya tidak perlu melakukan penyesuaian besar ketika harus tampil dalam suasana stadion yang lebih sepi.
"Kalau tanpa penonton, menurut saya tidak terlalu masalah. Musim lalu kami juga sudah pernah bermain dalam situasi seperti ini, jadi saya sudah cukup terbiasa," kata Stefan Keeltjes.
Bagi Stefan, atmosfer pertandingan memang menjadi berbeda ketika tidak ada suporter di tribun.