Progres PSN Wanam di Papua Selatan, Sawah-sawah Baru Mulai Menghijau
WARTABANJAR.COM, MERAUKE - Proyek Strategis Nasional (PSN) di Wanam, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, terus mencatatkan progres signifikan dalam akselerasi mewujudkan swasembada pangan nasional.
Proyek cetak sawah berskala besar ini dirancang untuk menjadikan Papua Selatan sebagai lumbung pangan utama Indonesia sekaligus pusat cadangan pangan strategis.
Berdasarkan pemantauan lapangan dan video udara terkini di kawasan Wanam pada akhir Agustus 2026 yang diterima Wartabanjar.com, pengerjaan fisik di berbagai titik menunjukkan perkembangan pesat di sektor infrastruktur dasar hingga pembukaan lahan persawahan.
Video:
Pembangunan infrastruktur telah dilakukan secara paralel di sejumlah zona utama kawasan Wanam, seperti:
1. Lahan persawahan produktif di kawasan Km 21 dan Km 26.
Di sini, petak-petak sawah baru seluas ratusan hektare telah terbentuk bahkan mulai menghijau dengan tanaman padi yang tumbuh subur.
Juga pembuatan pematang, saluran pembagi, serta tata kelola pengairan berbasis petak terus dimaksimalkan untuk menunjang produktivitas optimal.
Baca juga: Bank Kalsel Resmi Buka Kantor Cabang di Halong Balangan
2. Pembukaan lahan atau land clearing di kawasan Km 11 dan Km 15.
Terlihat dari video pantauan udara, alat berat masif melakukan perataan tanah, penataan vegetasi, serta penyiapan saluran drainase primer dan sekunder di area cetak sawah baru.
3. Pembuatan jaringan irigasi skala besar di pawasan Km 29 dan Km 35.
Terpantau juga pada akhir Agustus 2026 ini, proses penggalian saluran irigasi utama terus berjalan dengan pengerukan alur sungai atau kanal guna menjamin ketersediaan pasokan air secara merata ke seluruh petak sawah.
4. Pemenuhan aksesibilitas dan fasilitas penunjang
Pembangunan struktur penimbunan jalan menuju Kampung Wanam terus dikebut untuk mempermudah mobilisasi alat berat dan distribusi logistik.
5. Selain itu, area pangkalan militer/batalyon penunjang serta lapangan terbang (runway) dan fasilitas permukiman bagi masyarakat lokal juga mulai memasuki tahap pemancangan fondasi serta perataan lahan.