Sopir Truk Tak Bayar Langsung Usai Isi Bio Solar di SPBU Sei Rangas HST
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Dinas Perdagangan Hulu Sungai Tengah (HST) menemukan kejanggalan saat melakukan monitoring penyaluran Bio Solar di SPBU Sei Rangas, Sabtu (19/09/2026).
Kepala Dinas Perdagangan HST, Irfan Sunarko, mengatakan berdasarkan laporan tim yang melakukan monitoring di lapangan, hampir semua sopir truk yang selesai mengisi Bio Solar tidak melakukan pembayaran secara langsung di tempat, kepada petugas operator SPBU.
“Sabtu di SPBU Sei Rangas ditemukan ada kejanggalan. Saat pengisian Bio Solar mobil truk, setelah selesai pengisian hampir semua sopir tidak melakukan pembayaran cash di tempat kepada petugas operator,” kata Irfan, Minggu (20/09/2026).
Menurutnya, temuan tersebut menjadi catatan bagi Dinas Perdagangan HST. Pihaknya akan menelusuri lebih lanjut bagaimana pola pembayaran tersebut bisa terjadi.
“Temuan itu jadi catatan kami dan akan kami telusuri lebih lanjut,” ujarnya.
Monitoring penyaluran BBM subsidi tersebut dilakukan Dinas Perdagangan HST selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (18–19/09/2026), di sejumlah SPBU.
Selain di Sei Rangas, petugas menemukan beberapa hal lain saat melakukan pengawasan.
Baca Juga: Truk Isi BBM di SPBU Gambah HST Sambil Bawa Jeriken
Baca Juga: Motor Bertangki Besar Tinggalkan SPBU Limpasu HST Saat Petugas Datang
Di SPBU Limpasu, terdapat kendaraan roda dua dengan tangki berukuran besar, serta pembeli yang membawa jeriken.
Kendaraan dan pembeli tersebut meninggalkan lokasi, ketika petugas mulai melakukan monitoring.
Sementara di SPBU Gambah, petugas menemukan truk yang mengisi Bio Solar dengan jeriken berada di bawah kendaraan.
Posisi nozzle pengisian juga berada pada bagian tangki yang dinilai tidak seperti posisi pengisian pada umumnya.
Di SPBU Lok Besar, petugas mendapati antrean kendaraan yang cukup panjang.
Setelah dilakukan pengaturan dan sosialisasi agar tidak melakukan pengisian berulang, sebagian kendaraan meninggalkan lokasi sehingga antrean berangsur berkurang. (wartabanjar.com)