WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Satu jasad ditemukan warga tergeletak di pinggir pantai di Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng), Minggu (20/09/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. 

Penemuan mayat tersebut pun dikaitkan dengan korban hilang Kapal Virgo Transport 8. Warga pun dibikin geger, hingga akhirnya pihak Basarnas Banjarmasin pun buka suara terkait hal itu.

Kepala Kantor Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana dalam konferensi pers operasi SAR Kapal Virgo Transport 8, di pelabuhan Trisakti Banjarmasin Minggu malam, menerangkan bahwa jasad tersebut sudah diamankan pihak Basarnas Kalteng. 

Selanjutnya, mayat tersebut akan dibawa ke Banjarmasin untuk dilakukan identifikasi oleh pihak kepolisian di RS Bhayangkara Banjarmasin. 

"Memang benar ada informasi itu. Saya sudah berkoordinasi dengan Kapala Basarnas Kalimantan Tengah (Kalteng), bahwa benar dan sudah diberangkatkan tim ke Seruyan," kata I Putu Sudayana. 

"Saya perintahkan untuk dibawa ke Banjarmasin. Nanti setelah sampai di Banjarmasin, dari DVI akan diidentifikasi apakah memang identitasnya ada, atau sesuai dengan jumlah manifes yang ada atau seperti apa," katanya lagi.

Sementara itu, pascadiperpanjang operasi SAR selama tujuh hari ke depan, pada Minggu siang, tim penyelam dari Basarnas Special Group (BSG) kembali menemukan dan mengevakuasi satu korban dalam keadaan meninggal dunia. 

Baca Juga: UIN Antasari Banjarmasin Desak Kecelakaan Kapal Virgo Dievaluasi, Dua Alumni Jadi Korban Meninggal

Baca Juga: Penyelam Temukan Lagi Jenazah dalam Bangkai Kapal Virgo, Diidentifikasi di RS Bhayangkara Banjarmasin

Dengan temuan tersebut, maka hingga berita ini ditulis, sebanyak 118 korban telah dievakuasi. 

Jumlah korban meninggal pun bertambah menjadi 10 orang, sementara selamat berjumlah 108 orang. 

Kemudian, jumlah korban hilang pun kini tersisa 125 orang. (Wartabanjar.com)