Evaluasi akan dilakukan setiap hari, dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara dan kondisi lingkungan di Kabupaten Tabalong.

Kebijakan ini diharapkan dapat menjaga keberlangsungan proses pendidikan, sekaligus melindungi kesehatan peserta didik, di tengah kondisi udara yang tidak sehat akibat paparan asap. (wartabanjar.com)