WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Api berkobar membakar sebuah pikap berwarna hitam jenis carry di tengah Jalan Veteran Banjarmasin dekat Klenteng Suci Nurani, Rabu (26/8/2026) siang.

Pengguna jalan lainnya pun berusaha menjauh.

Api terbilang sangat besar dan mengeluarkan asap hitam.

Ternyata pikap tersebut membuat sejumlah jeriken berisi ratusan liter solar 

Berdasarkan keterangan pengemudi pikap, Norhan, api berasal dari mesin yang berada di kolong mobil.

Baca juga: Mulai 1 September, Beli Biosolar di SPBU Balikpapan Berdasarkan Ganjil-Genap Nomor Pelat

Baca juga: Hutan Semak Kecamatan Gambut Banjar Terbakar, Kabut Asap Tebal Rambah Banjarmasin

Ketika itu dia dalam perjalanan dari arah Jembatan Merdeka menuju arah Sungai Lulut. 

Saat mobil melintas di dekat Klenteng Suci Nurani, api tiba-tiba muncul dari mesin. 

Mobil pun dilalap si jago merah dalam hitungan detik. 

Norhan, yang mengaku berasal dari Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), bergegas meninggalkan pikap dan berhasil lolos dari amukan api.

"Api tiba-tiba muncul dari bawah dari mesin.  Pas muncul apinya, mobil dalam keadaan jalan. Pas kaget ada api muncul, saya panik terus keluar mobil," ungkap Norhan saat ditemui Wartabanjar.com di lokasi kejadian.

Norhan mengaku pikapnya sedang membawa bahan bakar minyak (BBM) jenis solar sekira 200 liter.

Ratusan liter  solar itu berada dalam 10 jeriken yang masing-masing berkapasitas 20 liter.

"Ada solar dalam jeriken. Ada 10 jeriken, masing-masing isi 20 liter. Penuh semuanya," ujarnya.

Dia tidak menjelaskan dari mana solar didapat dan hendak dibawa ke mana. 

Saat hendak digali, sopir pikap dipanggil polisi yang mengaku dari Ditreskrim Polda Kalsel.

"Masih kami dalami. Sopir sedang kami minta keterangan," kata seorang polisi.

Wartabanjar.com sempat mengambil gambar rongsokan pikap yang baknya ditutupi terpal. (wartabanjar.com)