Orangutan dan Beruang Madu Dekati Permukiman di Kotim, Makan Anakan Tanaman Sawit
WARTABANJAR.COM, SAMPIT - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah melacak jejak seekor orangutan yang sempat muncul di Desa Bapanggang Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Demikian pula keberadaan beruang madu di Desa Bagendang Permai, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.
Kemunculan orangutan, yang merupakan satwa dilindungi, dalam sepekan terakhir di kawasan Jalan Jalur 2 Desa Bapanggang Raya menarik perhatian warga.
Kawasan ini tidak jauh dari area kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Minggu (23/4/2026).
Baca juga: Menteri LH Tinjau Karhutla di Banjarbaru, 11 Perusahaan di Kalsel Teridentifikasi Bakar Lahan
Baca juga: Karhutla Landasan Ulin Utara Meluas, Warga Keluhkan Asap dan Minta Sumur Bor
Namun, Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah belum dapat memastikan adanya hubungan langsung antara karhutla dengan kemunculan satwa tersebut.
"Kemunculan orangutan sempat direkam warga. Di sekitar lokasi terlihat sejumlah anakan sawit berserakan. Umbut sawit yang diduga dimakan satwa tersebut juga ditemukan dalam kondisi telah dikonsumsi," katanya.
Pelacakan dilakukan untuk mengetahui pergerakan orangutan sekaligus mengantisipasi kemungkinan satwa kembali memasuki kebun atau kawasan permukiman.
Ini untuk mencegah terjadinya konflik antara manusia dan satwa liar.
"BKSDA mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan orangutan apabila satwa tersebut kembali terlihat. Warga diminta segera melapor agar petugas dapat melakukan pemantauan dan penanganan sesuai kondisi di lapangan," ujarnya.
Beruang madu juga dilaporkan merusak dan memakan anakan tanaman sawit di Desa Bagendang Permai, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.
BKSDA Sampit pun meminta masyarakat segera melaporkan setiap kemunculan orangutan maupun satwa liar lainnya sehingga keberadaan satwa dapat ditangani dengan aman, baik bagi masyarakat maupun satwa yang dilindungi. (wartabanjar.com)