Antung Berharap Festival Layangan Hias dan Bagalas Tabalong Kembali Digelar Tahun Depan
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Festival Layangan Hias Dandang dan Gelasan di Desa Pudak Setegak Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan telah berlalu.
Kendati demikian Ketua Pelaksana Festival, Antung Muhammad Noor, merasakan kemeriahan dan antusias peserta.
Mereka pun berharap ajang ini digelar lagi oleh Perkumpulan Pelayang Indonesia (Pelangi) Kabupaten Tabalong pada 2027.
Baca juga: Hasil Pemungutan Suara Ulang Pilrek ULM, Prof Muthia Kembali Gagal Jadi Calon Rektor
Baca juga: Target Selesaikan Misi Lari 7,6 km Peserta AKSEL Virtual Run 2026 dari Bank Kalsel Dimulai
Festival menampilkan beragam kreativitas layang-layang hias sekaligus lomba baparit atau bagalas, yakni adu kekuatan layang-layang di udara yang dikenal masyarakat Banjar.
Puluhan peserta ambil bagian dalam kegiatan yang tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah melestarikan permainan tradisional layang-layang di tengah perkembangan zaman.
“Jumlah peserta 57, yang terdiri atas lomba baparit atau bagalas diikuti 32 peserta,” ujar Antung, Rabu (19/8/2026).
Sedangkan lomba layang-layang hias diikuti 25 peserta.
Sebanyak 16 peserta berasal dari Kabupaten Tabalong, dua peserta dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), dan peserta lainnya dari Kabupaten Tapin.
Beragam bentuk dan kreasi layang-layang ditampilkan dalam festival tersebut.
Selain mengedepankan kreativitas, peserta menunjukkan kemampuan dalam mempertahankan dan mengadu kekuatan layang-layang di udara.
Antung berharap Festival Layangan Hias dan Bagalas dapat kembali digelar pada tahun berikutnya dengan peserta dan kemeriahan yang lebih besar.
“Kami berharap festival layang-layang tahun depan dapat terlaksana lagi dan mendapat dukungan dari pemerintah daerah, khususnya KORMI Kabupaten Tabalong,” katanya.
Kegiatan tersebut dibuka langsung Ketua KORMI Kabupaten Tabalong, Muhammad Dzaky Makarim.
Dzaky mengatakan Festival Layangan Hias dan Bagalas sejalan dengan program Bupati dan Wakil Bupati Tabalong dalam mengembangkan sport tourism.
Menurutnya, olahraga dapat menjadi media untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat luas.