WARTABANJAR.COM, TIDENG PALE - Puluhan kepala keluarga terpaksa menempati Pendopo Djaparudin Kota Tideng Pale milik Pemerintah Kabupaten Tana Tidung Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Itu setelah rumah mereka di Jalan Jenderal Sudirman Desa Tideng Pale Timur Kecamatan Sesayap terbakar pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 21.20 Wita.

Selain tempat penampungan, Bupati Ibrahim Ali memastikan pemenuhan kebutuhan dasar para korban kebakaran.

"Insya Allah untuk kebutuhan makan, minum dan lain-lain semua akan ditanggung oleh pemerintah daerah," ujar Ibrahim kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).

Baca juga: Satu Rumah di Banjar Permai Banjarmasin Terbakar, Korban Meninggal dan Luka Dibawa ke RS Ulin

Ibrahim pun memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) menyiapkan anggarannya melalui dana Belanja Tidak Terduga (BTT).

Penggeseran anggaran ini karena Ibrahim menilainya sebagai musibah besar yakni mengakibatkan sekitar 39 bangunan warga terdampak.

Bahkan, warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau kerabat tetap akan mendapatkan bantuan kebutuhan dasar dari pemerintah.

Baca juga: Merah Putih Berkibar di Puncak Pandang Meratus Desa Patikalain HST: "Sunrise dan Sunset Bikin Syahdu"

Ibrahim juga meminta pemerintah kecamatan dan desa melakukan pendataan secara langsung dengan mendatangi warga terdampak.

"Kami sudah perintahkan ke Pak Sekda dan Pak Camat untuk menyampaikan ke kepala desa agar jemput bola ke korban. Jangan hanya disampaikan lewat imbauan," katanya.

Mengenai penyebab kebakaran, Ibrahim mengatakan proses penyelidikan akan dilakukan oleh kepolisian.

"Tim Inafis akan melakukan penyelidikan dan olah TKP supaya kita ketahui penyebab kebakaran," ungkapnya.

Kobaran api dengan cepat menjalar dan membakar sejumlah bangunan yang berada di kawasan tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Tana Tidung, Didik Darmadi,  mengatakan berdasarkan laporan sementara, api diduga pertama kali muncul dari bagian belakang Warung Arema.

Selanjutnya menjalar menuju toko kelontong, gudang, toko mebel, rumah warga dan rumah kontrakan.

Cepatnya api menjalar karena bangunan mayoritas berbahan kayu dan semi permanen.

Dalam proses pemadaman, sejumlah unsur dikerahkan untuk membantu penanganan kebakaran.