WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Aksi begal payudara yang meresahkan masyarakat Kabupaten Banjar, diduga tidak hanya dilakukan satu orang. 

Selain satu orang yang sudah dibekuk oleh tim Polsek Martapura, masih ada lagi pelaku yang diburu.

Terduga pelaku begal payudara yang sudah ditangkap mengaku beraksi di 7 lokasi di Kawasan Kabupaten Banjar.

Ia mengaku pernah beraksi di kawasan Gunung Ronggeng Banjarbaru, Karangan Putih, Tanjung Rema, Jalan Al-Basia, Jalan Veteran, dan Jalan Menteri 4 di sekitar Wisma Abadi.

Sedangkan pelaku begal payudara yang masih diburu adalah seorang laki-laki yang melakukan aksinya di kawasan Sungai Sipai yang kasusnya sempat viral di medsos.

"Dari pengakuannya, ada tujuh TKP (tempat kejadian perkara) di wilayah Martapura dan sekitarnya,” ujar Kapolsek Martapura, Iptu Aulya Safi’i, Kamis (13/8/2026).

Baca Juga: Begal Payudara Kembali Terjadi di Martapura Kabupaten Banjar, Santriwati Makin Waswas Melintas

Baca JugaPembelajaran Sekolah di Kabupaten Banjar Tetap 6 Hari, Disdik Pastikan Ruang Pendidikan Agama Tetap Ada

Ditegaskannya, polisi masih melakukan pemeriksaan intensif guna memastikan pengakuan tersebut sesuai kejadian yang sebenarnya.

“Untuk saat ini masih dalam pemeriksaan dan terduga masih kami lakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui di mana saja TKP lainnya,” kata Aulya.

Diungkapkannya, pria yang ditangkap itu tinggal bersama kakaknya di Martapura.

Sementara istrinya berada di Jawa Barat.

“Dari keterangan awal saat kami tanyakan secara persuasif, ada sifatnya ingin coba-coba atau penasaran dengan perempuan yang dilihatnya dari belakang,” ungkap Iptu Aulya.

Disinggung kejadian begal payudara di kawasan Sungai Sipai, ia mengatakan masih diburu.

Menurut Iptu Aulya, berdasar ciri-ciri dan kendaraan yang dipakai, berbeda dengan laki-laki yang telah ditangkap.

Terduga pelaku yang sudah dibekuk menggunakan sepeda motor Yamaha Mio GT berwarna biru.

“Khusus yang di Sungai Sipai masih kami lakukan penyelidikan. Mudah-mudahan bisa segera diungkap karena sangat meresahkan masyarakat," ucapnya. (wartabanjar.com)