Satu Mayat Mengapung di Kumai Kalteng Diduga Kuat Korban Kapal Virgo
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Satu mayat ditemukan dalam keadaan mengapung di perairan Kumai, Kalimantan Tengah (Kalteng), Selasa (22/09/2026).
Mayat yang ditemukan nelayan itu pun dikait-kaitkan dengan korban kecelakaan laut kapal Virgo Transport 8.
Terkait itu, Kepala Kantor Basarnas Banjarmasin I Putu Sudayana menegaskan, pihaknya telah mendapatkan informasi penemuan mayat mengapung tersebut.
Disampaikan Sudayana, dirinya sudah melakukan komunikasi dengan pihak Basarnas Palangkaraya untuk menanyakan apakah ada insiden orang tenggelam di wilayah perairan Kumai.
Informasi yang didapat Sudayana, pihak Basarnas Palangkaraya mengkonfirmasi bahwa tidak ada laporan atau kejadian orang tenggelam di wilayah tersebut.
Atas konfirmasi itu, Sudayana pun meminta mayat yang kabarnya berjenis kelamin laki-laki itu segera dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk diidentifikasi pihak kepolisian.
Baca Juga Dari Balik Kaca Kamar Kapal Virgo, Tim Penyelam Lihat Banyak Jenazah Menunggu Dievakuasi
Baca Juga VIDEO - Tim Penyelam Lihat Banyak Jenazah di Kamar Kapal Virgo, Sebagian Terjebak
Proses identifikasi itu, ungkap Sudayana, guna memastikan apakah mayat tersebut adalah penumpang kapal Virgo Transport 8 yang karam di perairan Jawa pada Minggu (13/09/2026) atau bukan.
"Kita konfirmasi ke kantor SAR Palangkaraya apakah ada laporan terkait apakah ada kejadian orang tenggelam, orang yang belum kembali dari melaut, dan diinformasikan memang tidak ada laporan dan tidak ada kejadian," katanya.
"Berdasarkan informasi tersebut, saya mengarahkan agar korban itu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk kita identifikasi," lanjut Sudayana.
Berdasarkan hal tersebut, mayat mengapung di perairan Kumai, Kalteng itu pun diduga kuat merupakan salah satu dari 117 korban kapal Virgo yang masih belum ditemukan hingga operasi SAR hari kesebelas ini, Rabu (23/09/2026).
"Siapa tahu memang benar itu salah satu dari penumpang KMP Virgo Transport 8 yang kita cari," pungkas Sudayana. (Wartabanjar.com).