Sejak saat itu Como mulai mengubah cara berpikir. Mereka tidak lagi menjual pertandingan sepak bola semata, tetapi menjual pengalaman menikmati Kota Como.

Konsep tersebut kemudian memengaruhi hampir seluruh strategi bisnis klub, mulai dari pemasaran, desain merchandise, pengembangan stadion hingga kerja sama komersial.

Alih-alih mengejar jumlah penonton sebanyak mungkin, Como memilih membangun pengalaman premium yang mampu menarik wisatawan dari berbagai negara. Nah, salah satu perubahan paling mencolok terjadi pada lini merchandise.

Dalam setahun, pendapatan dari penjualan produk resmi melonjak dari 2,7 juta euro atau sekitar Rp51,3 miliar, menjadi 13,7 juta euro atau sekitar Rp260 miliar. Menariknya, hanya sekitar 38 persen berasal dari penjualan jersey.

Sisanya berasal dari berbagai produk gaya hidup seperti koleksi hiking, sailing, running hingga fashion bertema Lake Como.

Strategi tersebut membuat nama “Lake Como” menjadi identitas global, yang mampu menjangkau konsumen di luar kalangan pecinta sepak bola.

Como juga melakukan gebrakan dengan menggandeng brand streetwear premium Rhude, untuk merilis jersey edisi khusus. Harga jersey tersebut mencapai 275 euro atau sekitar Rp5,2 juta, jauh di atas harga jersey reguler sekitar 95 euro atau Rp1,8 juta.

Meski harganya premium, sebanyak 2.000 unit langsung habis terjual hanya dalam waktu beberapa hari. Seluruh keuntungan dari penjualan edisi khusus itu kemudian disumbangkan untuk yayasan leukemia anak.

Pendekatan Como terhadap sponsor juga berbeda. Salah satunya melalui kemitraan dengan Uber.

Kerja sama tersebut tidak hanya berupa pemasangan logo sponsor di jersey, tetapi juga mencakup pengelolaan layanan Uber di Italia utara, termasuk layanan Uber Boat dan Uber Maserati di kawasan Danau Como.

Model bisnis seperti ini dinilai mampu menghasilkan pendapatan jauh lebih besar dibanding kontrak sponsorship biasa.

Pendapatan sponsor utama jersey pun meningkat drastis, dari sekitar 750 ribu euro atau Rp14,25 miliar menjadi lebih dari 10 juta euro atau sekitar Rp190 miliar.