Kini Jadi Bank Devisa, Bank Kalsel Jelaskan Bedanya dengan Bank Non Devisa

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan keuangan yang terhubung dengan dunia internasional, keberadaan bank berstatus devisa menjadi semakin penting.

Salah satunya adalah Bank Kalsel.

Kini Bank Kalsel telah memiliki status sebagai Bank Devisa sejak 17 Juni 2026, siap melayani berbagai kebutuhan transaksi dalam mata uang asing.

Kemudian muncul pertanyaan, apa bedanya Bank Devisa dan Non Devisa itu?

Agar lebih jelas, ini dia penjelasannya dari Bank Kalsel.

Beda Bank Devisa dan Bank Non Devisa

Bank Devisa dapat melayani transaksi internasional dan dalam mata uang asing, seperti transfer ke luar negeri, menerima dana dari luar negeri, hingga jual beli valuta asing, sedangkan bank Non Devisa pada umumnya hanya melayani transaksi dalam mata uang Rupiah.

Siapa yang membutuhkan Bank Devisa?

BACA JUGA: Sekarang Jadi Bank Devisa, Bank Kalsel Buka Layanan Perbankan Lintas Negara untuk Bisnis Haji dan Umrah

BACA JUGA: Resmi Jadi Bank Devisa, Begini Caranya Kirim Uang ke Dalam dan Luar Negeri Via Bank Kalsel

Salah satu manfaat Bank Devisa adalah dapat melayani kebutuhan transaksi dalam mata uang asing.

Jadi untuk Sobat Aksel Bank Kalsel yang akan berangkat umrah atau haji dan membutuhkan Riyal, maka Bank Devisa seperti Bank Kalsel dapat menjadi solusi untuk kebutuhan tersebut.

Bukan cuma untuk ibadah ke Tanah Suci, layanan Bank Devisa juga bermanfaat bagi mahasiswa yang akan kuliah di luar negeri.