Posting Video Minta Maaf, Hotman Paris Beralasan Emosi Saat ditanya Wartawan

Hotman menuturkan saat itu ia telah menyatakan tidak tidak tahu atau tidak punya kapasitas menjawab pertanyaan tersebut.

Lalu muncul pertanyaan berikutnya yang membuat dirinya emosi karena belum selesai menjawab pertanyaan sebelumnya.

“Akhirnya saya emosi karena saya sudah bolak balik mengatakan saya tidak tahu. Akhirnya saya jawab, ‘kamu punya otak gak sih?’Maksudnya, saya sudah jawab tadi saya tidak tahu. Sebab saya tidak mungkin bertanya apa hidden agenda dari suatu institusi penegak hukum,” kata dia.

“Tapi terlepas dari fakta kejadian sebenarnya, waktu itu sudah sama sama emosional, tetap saya mengatakan permintaan maaf kepada wartawan tersebut dan kepada seluruh organisasi wartawan seluruh Indonesia karena selama ini saya juga sangat dekat kepada semua wartawan,” lanjut Hotman.

Ia menyatakan tidak ada niat apapun di balik pernyataan tersebut.

“Cuma karena diberondong dengan dua pertanyaan yang saya sudah bilang saya tidak bisa jawab karena saya tidak punya kapasitas menjawab, tapi ditanya lagi ditanya lagi sehingga saya jadi emosional,” katanya.

Pernyataan Hotman Paris mendapat kecaman dan kritik dari para jurnalis dan organisasi wartawan.

Antara lain, PWI, Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum), Forum Pemred dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).

Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan menegaskan bahwa pertanyaan kritis dari jurnalis bukanlah upaya mencari masalah, melainkan bagian dari kewajiban profesi demi menghasilkan berita yang berimbang (cover both sides).