Dinas PUPR Kalsel Tinjau IPA Mekarsari di Batola, Beroperasi 2027

Ia menjelaskan, fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 dengan kapasitas distribusi untuk sekitar 4.000 sambungan rumah (SR).

Namun, ia mengingatkan pentingnya koordinasi antara BPAM Banjarbakula dan PDAM Barito Kuala agar jaringan distribusi menuju rumah-rumah warga juga dipersiapkan dengan baik.

“Jangan sampai instalasinya sudah memadai, tetapi jaringan perpipaan ke rumah-rumah masih belum optimal. Ini harus menjadi perhatian agar distribusi air bersih dapat berjalan lancar,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Rosehan NB, menambahkan bahwa pembangunan IPA Mekarsari merupakan hasil sinergi tiga pihak, yakni Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala telah menyediakan lahan seluas sekitar 1,3 hektare, sedangkan pembangunan fisik didukung melalui DAK Kementerian dengan anggaran sekitar Rp45 miliar pada 2024 dan Rp38 miliar pada 2025.

Adapun Pemerintah Provinsi Kalsel mengalokasikan anggaran sekitar Rp400 juta pada 2026 untuk pemasangan paving block.

Rosehan berharap keberadaan IPA Mekarsari dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, khususnya di wilayah Tamban dan Mekarsari Tabunganen, serta didukung pemerintah daerah melalui penyediaan sambungan rumah bagi masyarakat.

“Kami bersyukur pemerintah telah menghadirkan fasilitas ini. Harapannya, masyarakat dapat segera menikmati layanan air bersih dan pemerintah daerah terus memberikan dukungan agar sambungan rumah bisa terealisasi,” ucapnya.