WARTABANJAR.COM – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai melanda beberapa wilayah di Kalimantan Selatan.
Hari ini, Selasa (14/7/2026), kabut asap dirasakan oleh warga Peramuan, Kota Banjarbaru dan Gunungraja, Kabupaten Tanah Laut.
Hal ini dikarenakan puluhan hektare lahan terbakar seiring dengan masuknya musim kemarau.
Asap mengandung sejumlah gas dan partikel kimia yang mengganggu pernapasan seperti seperti sulfur dioksida (SO2), karbon monoksida (CO), formaldehid, akrelein, benzen, nitrogen oksida (NOx) dan ozon permukaan (O3).
Particulate Matter (PM) yang sangat halus merupakan partikel yang paling mengkhawatirkan karena dapat terhirup masuk ke saluran pernafasan dan dapat menembus hingga ke paru-paru.
Bencana kabut asap ini menjadi penyebab Infeksi Saluran Penafasan Atas (ISPA), penyakit kulit, penyakit mata, asma dan penumonia.
Baca Juga Tips Sehat, Jaga Jantung dengan Konsumsi Probiotik dan Prebiotik
Baca Juga Tips Atasi Bayi Rewel Saat Tumbuh Gigi, Berikan Teether
Istilah medis ini digunakan untuk menggambarkan berbagai jenis infeksi yang mempengaruhi saluran pernapasan bagian atas dan bawah, termasuk hidung, tenggorokan, sinus, bronkus, dan paru-paru.
Kenali Gejala ISPA
Penting bagi masyarakat untuk mengenali gejala, mengambil tindakan pencegahan, seperti menggunakan masker saat polusi tinggi, menjaga kebersihan tangan, dan menjauhi orang yang sakit, untuk melindungi diri mereka sendiri dan mengurangi risiko ISPA. Berikut beberapa gejala-gejala ISPA yang perlu kita ketahui:







