Final Bupati HST Cup 2026 Datangkan Wasit FIFA, Penonton Tak Lagi Boleh di Pinggir Lapangan
WARTABANJAR.COM, BARABAI– Panitia pelaksana Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Cup 2026 memastikan partai final antara Panjalu United menghadapi Bhaskara X Arvhuz akan berlangsung dengan pengamanan yang lebih ketat dibandingkan musim sebelumnya.
Selain menghadirkan wasit berlisensi FIFA, Thoriq Alkatiri, panitia juga menerapkan sejumlah perubahan dalam pengaturan penonton dan suporter guna menjaga jalannya pertandingan tetap aman, nyaman, dan sportif.
Ketua Panitia Bupati HST Cup 2026, Yajid Fahmi, mengatakan laga final akan digelar di Stadion Murakata Barabai pada Minggu (12/7/2026) mulai pukul 15.00 Wita.
Menurutnya, kehadiran Thoriq Alkatiri sebagai pengadil lapangan merupakan bentuk komitmen panitia menjaga kualitas dan kepercayaan publik terhadap pertandingan puncak turnamen tersebut.
“Kami ingin pertandingan final menjadi bagian dari kepercayaan kedua tim dan masyarakat. Karena itu pertandingan dipimpin salah satu wasit nasional berlisensi FIFA, Pak Thoriq Alkatiri,” ujarnya saat konferensi pers di Balai Rakyat Barabai, Sabtu (11/7/2026).
Tak hanya pada aspek kepemimpinan pertandingan, panitia juga melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan di stadion.
Jika pada final tahun lalu penonton masih diperbolehkan berada di sekitar sisi lapangan, tahun ini seluruh penonton diwajibkan menyaksikan pertandingan dari luar pagar pembatas stadion.
Selain itu, area suporter kedua tim juga dipisahkan berdasarkan hasil koordinasi panitia bersama aparat keamanan guna meminimalkan potensi gesekan selama pertandingan berlangsung.
BACA JUGA: Final Bupati HST Cup 2026 Bakal Dipimpin Wasit FIFA Thoriq Alkatiri di Stadion Murakata
“Bukan karena kami meragukan sportivitas masyarakat, tetapi kami ingin pemain bertanding lebih nyaman dan pertandingan berjalan lebih tertib,” kata Yajid.
Ia juga mengingatkan seluruh pemain, ofisial, hingga pemain cadangan agar menjunjung tinggi sportivitas serta menghormati setiap keputusan wasit selama pertandingan.
Menurutnya, setiap persoalan yang terjadi di lapangan harus diselesaikan sesuai aturan pertandingan tanpa campur tangan pihak di luar pemain yang sedang bertanding.