WARTABANJAR.COM, BARABAI – Tawa dan senyum anak-anak terdengar sepanjang sesi Murakata Mendongeng di halaman Perpustakaan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan. 

Sekitar 750 anak dari PAUD, TK hingga SD kelas rendah tampak antusias mengikuti cerita yang dibawakan Bunda Enik, bahkan ikut berinteraksi saat pendongeng mengajak mereka masuk ke dalam cerita.

Enik Mintarsih atau Bunda Enik merupakan pendongeng dari Komunitas Kampung Dongeng Intan Kalimantan Selatan yang bergabung dalam Kampung Dongeng Indonesia.

Kehadirannya dalam acara Murakata Mendongeng kali ini menjadi pengalaman pertamanya mendongeng di Barabai.

Cerita bertema “Anak Hebat, Anak Merdeka” dibawakan dengan cara interaktif. Anak-anak diajak menjawab pertanyaan, mengikuti gerakan dan merespons setiap bagian cerita.

Baca Juga Mulai 1 September, Beli Biosolar di SPBU Balikpapan Berdasarkan Ganjil-Genap Nomor Pelat

Baca Juga Bangunan Warga Hingga Kandang Babi Pun Hangus, Api Merembet di Bawah Tanah Kotim

Suasana semakin hidup ketika anak-anak tertawa dan mengikuti arahan pendongeng. Bagi Bunda Enik, antusiasme tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri.

“Perasaannya bahagia. Selain dapat teman baru, bikin anak-anak ceria, bahagia, tersenyum dan tertawa lebar. Itu bikin hati senang banget,” ujar Bunda Enik kepada wartabanjar.com, Rabu (26/8/2026).

Bunda Enik mengaku sudah aktif mendongeng sejak 2011. Pengalamannya sebagai guru PAUD juga membuat aktivitas tersebut sudah lama menjadi bagian dari kesehariannya saat berinteraksi dengan anak-anak.

“Kalau yang ini pertama kali untuk di Barabai. Tapi kalau untuk kota-kota yang lain alhamdulillah sudah jalan-jalan dongeng,” katanya.

Melalui cerita yang dibawakannya, Bunda Enik mengajak anak-anak untuk bangga menjadi anak Indonesia, mampu bekerja sama, pantang menyerah dan percaya pada kemampuan diri sendiri.

Namun baginya, mendongeng tidak seharusnya hanya dilakukan ketika ada kegiatan khusus. Kebiasaan tersebut juga bisa dilakukan orang tua bersama anak di rumah.