Pemkab Tabalong Salurkan 8.000 Liter BBM Gratis untuk Relawan Karhutla
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mulai menyalurkan bantuan 8.000 liter bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung operasional relawan pemadam kebakaran dan Unit Penanggulangan Bencana Swadaya (UPBS).
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi para relawan yang terlibat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Penyaluran BBM gratis dilakukan sejak 29 September 2026 melalui dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), yakni SPBU Gunung Batu dan SPBU Kasiau.
Baca juga: Penuh Haru, Warga Banjarmasin Nyanyikan Tanah Airku Usai Timnas Juara FIFA Asean Cup 2026
Baca juga: Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Medsos Kapten Jay Idzes Diserbu Netizen
Pada Sabtu (3/10/2026), sejumlah kendaraan UPBS dan relawan pemadam kebakaran (Redkar) terlihat mengisi BBM gratis di SPBU Gunung Batu, Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak.
Penyaluran BBM dilakukan bersamaan dengan pelayanan reguler kepada masyarakat.
Adapun jenis BBM yang disalurkan yakni Dexlite dan Pertamax, disesuaikan dengan jenis kendaraan serta pompa yang digunakan relawan.
Manager SPBU Gunung Batu dan Kasiau, Riyanto, mengatakan pembagian lokasi pengisian dilakukan berdasarkan wilayah operasional relawan.
Relawan dari wilayah selatan dan tengah Tabalong dapat melakukan pengisian BBM di SPBU Gunung Batu, sedangkan relawan yang berada di wilayah utara dilayani di SPBU Kasiau.
"Alhamdulillah kami diberikan kepercayaan untuk memberikan pelayanan BBM kepada relawan pemadam kebakaran dan UPBS di Kabupaten Tabalong. Kami bantu kerja sama pelayanan," ujar Riyanto, Selasa (6/10/2026).
Riyanto menambahkan, pelayanan bagi relawan tetap berjalan berdampingan dengan pelayanan pengisian BBM untuk masyarakat umum.
"Pengadaan juga double, di samping pelayanan umum, juga pelayanan untuk program penanggulangan karhutla," ujarnya.
Dalam proses pengisian, petugas SPBU mengacu pada nota bon yang diterbitkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabalong untuk masing-masing relawan.
Volume BBM yang diberikan disesuaikan dengan jumlah yang tercantum dalam nota tersebut.
Namun, pengisian tetap dilakukan dengan memperhatikan kapasitas tangki kendaraan sesuai spesifikasi pabrikan.