DPMPTSP Banjar Fasilitasi Kemitraan, Tujuh Perusahaan Besar Gandeng UMKM dan Koperasi
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banjar, memfasilitasi kesepakatan kerja sama kemitraan antara sejumlah perusahaan besar dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi.
Kegiatan Sosialisasi dan Fasilitasi Kesepakatan Kerja Sama Kemitraan antara Usaha Besar dengan Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi tersebut digelar di kawasan Bukit Bintang, Jalan Ir PM Noor, Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Selasa (06/10/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Banjar, H Said Idrus Al-Habsyie, yang hadir bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Banjar serta pihak terkait.
Plt Kepala DPMPTSP Kabupaten Banjar, Santi Nurlaela, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mempertemukan pelaku usaha besar dengan UMKM dan koperasi, guna membangun kerja sama usaha yang saling mendukung.
“Tujuan utamanya adalah untuk mempertemukan pelaku usaha besar dengan UMKM dan koperasi, yang saat ini secara kemitraan untuk menjalin kerja sama usaha. Ini diatur dalam Perbup 47 Tahun 2024,” ujar Santi.
Menurutnya, kerja sama yang difasilitasi tidak terbatas pada satu pola. Bentuk kemitraan disesuaikan dengan karakteristik dan jenis usaha masing-masing pihak.
Baca Juga: Mengenal Sekolah Rakyat Merdeka, Bawa Lapak Belajar ke CBS Martapura
Baca Juga: Pemkab Banjar Beri Bonus Murid Peraih Medali Perak Pencak Silat O2SN Nasional
Dalam kegiatan tersebut, terdapat tujuh perusahaan besar yang difasilitasi untuk menjalin kemitraan dengan sejumlah UMKM dan koperasi.
“Bentuk kemitraannya, kesepakatan untuk menjalin usaha dan bentuknya macam-macam, tergantung jenis usahanya. Misalnya pola inti-plasma untuk pertanian, atau bisa juga melalui rantai pasok dan perdagangan,” jelasnya.
Santi menambahkan, kesepakatan kemitraan tersebut dituangkan dalam bentuk memorandum of understanding (MoU) antara pihak-pihak yang terlibat.
Terkait sektor usaha yang dinilai memiliki potensi besar di Kabupaten Banjar, Santi menyebut sektor perdagangan saat ini memberikan kontribusi besar, khususnya dari sisi nilai investasi.
“Kalau saat ini yang berkontribusi besar sekali, untuk nilai investasi yang paling tinggi itu perdagangan,” katanya.