Aksi Robot Humanoid Ambil Alih Kerja Buruh Pabrik di China, Disiarkan Live 64 Jam

Menurut Agibot, demonstrasi tersebut bertujuan memperlihatkan bahwa robot humanoid kini siap digunakan, untuk pekerjaan industri yang membutuhkan ketelitian tinggi dan dilakukan secara berulang.

“Dengan menghadirkan robot humanoid di lini produksi, kami ingin menunjukkan bagaimana robot dan AI bisa berperan di bidang industri secara nyata,” kata President Embodied AI Business Agibot, Yao Maoqing.

Agibot sendiri merupakan perusahaan robotika yang didirikan pada 2023 oleh dua mantan insinyur Huawei, yaitu Deng Taihua dan Peng Zhihui.

Perusahaan ini mengembangkan berbagai robot berbasis kecerdasan buatan (AI), mulai dari robot humanoid, robot berkaki empat, hingga robot pembersih.

Presiden Agibot untuk kawasan Eropa dan Amerika, William Shi, sempat mengatakan bahwa perusahaan menargetkan robot humanoid untuk mengambil alih pekerjaan yang berbahaya, membosankan, dan dilakukan secara berulang oleh manusia.

Meski demikian, robot-robot humanoid Agibot, termasuk Agibot G2 yang dipakai di pabrik Longcheer Technology di Nanchang, China, saat ini belum sepenuhnya bekerja secara mandiri.

Agibot menyebut, sistem mereka masih menggabungkan AI dengan pengawasan manusia, sembari terus meningkatkan kemampuan otonomi robot untuk penggunaan di masa depan.

Adapun keberhasilan demonstrasi ini menjadi salah satu pencapaian terbaru ,dalam ambisi China mengembangkan robot humanoid untuk kebutuhan industri. (Wartabanjar.com)