Pertama, memang karena terbawa arus Sungai Katingan saat menceburkan diri guna menghindari kejaran massa.

"Atau bisa jadi mereka ditangkap dulu, disekap dulu, dianiaya dulu makanya ada luka-luka dan sebagainya, setelah meninggal baru dibuang," ucapnya, Senin (6/7/2026).

Kalau kemungkinan kedua itu yang terjadi, Choirul Anam menegaskan Tragedi Katingan adalah permasalahan yang sangat serius.

"Ini berarti ada perlawanan terhadap penegakan hukum khususnya pemberantasan narkotika. Kalau ini yang terjadi, pelakunya harus dihukum seberat-beratnya," tegas Choirul Anam yang saat dihubungi berada di Palangkaraya sebelum menuju Katingan untuk menelusuri tragedi ini. (wartabanjar.com/sud/kompas tv)