Mereka kemudian nekat berenang dalam kegelapan untuk menuju "pulau kecil" yang berada di tengah sungai.

Penyerangan ternyata juga dialami Tim 2 yang bersiaga dekat bangunan SMP di kawasan desa tersebut.

Beruntung, mereka mampu menyelamatkan diri.

Sementara, Tim 1 yang semula berada di "pulau kecil" terpaksa Kembali berenang ke seberang sungai karena massa terus melempari bahkan ada yang menembak menggunakan senjata api rakitan.

Enam orang anggota tim, berhasil mencapai seberang sungai yang arusnya deras dan bersembunyi di kawasan hutan.

Sementara dua anggota, Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, hingga Kamis siang masih belum diketahui keberadaannya. Diduga mereka hanyut dibawa arus sungai.

Sedangkan Aiptu Yudhi Putra Perdana ditemukan tergeletak dalam kondisi sudah tidak bernyawa akibat terkena senjata tajam.

Hingga Kamis siang ini, penjagaan ketat oleh tim gabungan Polres Katingan dan Polda Kalteng masih dilakukan di lokasi bentrokan.

"Satu anggota meninggal dunia dan saat ini dibawa RS Bhayangkara Palangkaraya. Dua orang polisi masih kita cari," ujar Kapolres Katingan AKBP Dodik Harono. (wartabanjar.com/berbagai sumber)