Karena itu, aparatur pemerintah, khususnya di lingkungan Dinas PUPR, dituntut memiliki kompetensi yang memadai agar mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pembangunan infrastruktur kepada masyarakat.
Lebih lanjut Ia menjelaskan, pelatihan BIM Autodesk Revit Bidang Arsitektur ini menjadi sarana penting dalam meningkatkan kapasitas teknis aparatur sehingga siap mendukung implementasi BIM pada pembangunan gedung pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
“Melalui kegiatan ini kami berharap para peserta memiliki pemahaman dan keterampilan yang lebih baik dalam penerapan BIM sehingga dapat mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih modern, efisien, dan berkualitas,” katanya.
Selain meningkatkan kompetensi teknis, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi profesi, akademisi, dan praktisi konstruksi dalam mewujudkan pembangunan yang transparan, efektif, dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan.
Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan sebagai bekal untuk mengimplementasikan teknologi BIM dalam setiap tahapan pembangunan gedung pemerintah.
“Pelatihan ini menjadi salah satu komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendorong percepatan transformasi digital sektor konstruksi sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pembangunan infrastruktur yang semakin profesional dan berdaya saing,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/MC Kalsel/*)







