WARTABANJAR.COM, PARINGIN- Piala Dunia FIFA 2026 di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan jadi momentum sebagai sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal.

Komitmen tersebut terlihat melalui rapat koordinasi yang digelar Pemerintah Kabupaten Balangan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, Jum’at (19/6/2026).

Rapat yang dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan, H. Aidinnor, bersama Kepala Dinas Kominfo Balangan, H. Syaifuddin Tailah, membahas berbagai persiapan penyelenggaraan nonton bareng (nobar) resmi Piala Dunia FIFA 2026.

Langkah ini merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.2.7/4657/SJ yang mendorong pemerintah daerah memfasilitasi kegiatan nobar sebagai ruang hiburan yang aman sekaligus mendukung geliat ekonomi masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Balangan melibatkan berbagai instansi teknis, mulai dari TVRI Kalimantan Selatan sebagai pemegang hak siar resmi, Disporapar, Disperindag, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan.

Baca Juga Orang Kurus Juga Bisa Alami Kolesterol Tinggi, Cek Tips Sehat ini

Baca Juga 360 Jemaah Haji 2026 Kloter 10 Banjarbaru Tiba, Gelombang Kedua Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Banjarmasin Dimulai

Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar seluruh aspek penyelenggaraan, mulai dari teknis siaran, keamanan, hingga pengaturan lalu lintas dapat berjalan optimal.

Hasil rapat menetapkan Taman Sanggam di Kota Paringin sebagai lokasi utama pelaksanaan nobar.

Kawasan tersebut dipilih karena dinilai strategis dan memiliki ruang yang memadai untuk menampung masyarakat sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif memasarkan produk mereka selama kegiatan berlangsung.

Tak hanya terpusat di ibu kota kabupaten, pemerintah daerah juga berencana memperluas pelaksanaan nobar hingga ke seluruh kecamatan di Balangan.

Dengan demikian, masyarakat di berbagai wilayah dapat menikmati pertandingan secara bersama tanpa harus datang ke pusat kota.

TVRI Kalimantan Selatan menyambut baik langkah yang diambil Pemerintah Kabupaten Balangan. Selama ini, jumlah titik nobar resmi di Balangan masih tergolong sedikit dan sebagian besar diinisiasi oleh pihak kepolisian dan perorangan.