Disdag HST Perketat Pengawasan Harga MinyaKita di Pasar Keramat Barabai

Irfan mengatakan pengawasan akan dilakukan selama empat hari ke depan sebagai upaya memastikan penjualan MinyaKita berjalan sesuai aturan yang berlaku.

BACA JUGA: Pasokan Cabai Menipis, Harga Cabai Rawit Hijau di HST Capai Rp130 Ribu per Kilogram

BACA JUGA: Disdag HST Gelar Pasar Murah di 5 Kecamatan Jelang Idul Adha 2026

“Rencana empat hari kami pantau. Mudah-mudahan pedagang semakin sadar dan mematuhi ketentuan yang berlaku,” katanya.

Ia menegaskan pengawasan yang dilakukan Dinas Perdagangan saat ini difokuskan pada kios-kios penyalur resmi yang menjadi mitra Bulog.

Sementara itu, salah seorang pedagang di Pasar Keramat Barabai, Fauzan, mengaku pasokan MinyaKita yang diterimanya tidak selalu tersedia dalam jumlah yang sama.

Dalam satu kali distribusi, ia biasanya menerima sekitar 45 dus MinyaKita kemasan dua liter dengan isi enam kemasan per dus.

Namun pada waktu tertentu, pasokan yang diterima bisa berkurang hingga sekitar 25 dus dalam sepekan.

Menurut Fauzan, MinyaKita kemasan satu liter juga mulai jarang tersedia dibandingkan sebelumnya.

“Yang satu liter sudah jarang dikirim. Yang datang kebanyakan dua liter,” katanya.

Ia menjelaskan, ketika stok dari jalur distribusi resmi habis, sebagian pedagang terpaksa mencari pasokan tambahan dari agen lain agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pembeli.

Fauzan menyebut harga MinyaKita yang diperoleh dari Bulog sekitar Rp174 ribu per dus, Sementara apabila membeli dari agen lain, harganya bisa mencapai sekitar Rp250 ribu per dus.