Kemenhaj Imbau Jemaah Haji 2026 Bijak Jaga Kesehatan Menjelang Puncak Haji di Armuzna
Jemaah juga diimbau memperbanyak istirahat, menjaga pola makan, serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh guna menghindari dehidrasi dan kelelahan.
“Haji bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga ibadah fisik. Karena itu, stamina perlu dijaga sejak sekarang agar jemaah dapat menjalani Armuzna dengan baik,” lanjut Maria, dikutip dari laman Kemenhaj, Kamis (14/5/2026).
Khusus bagi jemaah lansia, disabilitas, dan jemaah dengan penyakit penyerta atau risiko tinggi, Kemenhaj meminta agar selalu berkoordinasi dengan petugas kesehatan, ketua regu, ketua rombongan, maupun petugas sektor apabila mengalami keluhan kesehatan.
BACA JUGA: 59 Jemaah Haji Risiko Tinggi Berat Asal HST Akan Didampingi Khusus Tim Kesehatan di Tanah Suci
BACA JUGA: 3 Tips Menjaga Kesehatan dari Kemenkes bagi Jemaah Haji 2026 Selama Berada di Tanah Suci
Petugas kesehatan haji Indonesia hingga saat ini terus melakukan pemantauan aktif, edukasi kesehatan, serta pendampingan kepada jemaah di hotel, sektor, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), maupun fasilitas kesehatan rujukan di Arab Saudi.
Kemenhaj juga mengimbau jemaah untuk menggunakan alat pelindung diri sederhana seperti payung, alas kaki, dan masker apabila diperlukan saat beraktivitas di luar hotel guna mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat cuaca panas. (wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Yayu