Satu studi menemukan bahwa laki-laki yang cenderung berjerawat yang mengonsumsi 25 gram cokelat hitam 99 persen setiap hari mengalami peningkatan jumlah lesi jerawat setelah hanya 2 minggu.
Sementara itu, studi pada 2014 lainnya menemukan bahwa laki-laki yang mengonsumsi kapsul bubuk kakao 100 persen setiap hari memiliki lesi jerawat yang jauh lebih banyak setelah 1 minggu. Ketimbang dengan mereka yang mendapatkan obat dengan efek plasebo.
5. Minuman dan makanan beralkohol
Alkohol dapat berpotensi memmerparah jerawat bagi beberapa orang. Alkohol memiliki beberapa efek yang dapat mempengaruhi kesehatan kulit, termasuk jerawat.
Beberapa cara alkohol dapat berdampak pada jerawat meliputi:
Menyebabkan kering dan iritasi. Alkohol dapat mengeringkan kulit, membuat kulit kemerahan, dan iritasi. Kulit yang kering dapat merangsang kelenjar minyak untuk memproduksi lebih banyak minyak. Kondisi ini akhirnya dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan jerawat.
Memicu peradangan. Konsumsi alkohol dalam jumlah besar dapat memicu peradangan dalam tubuh, termasuk peradangan pada kulit. Ini dapat menyebabkan munculnya jerawat merah dan meradang. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor Restu







