Zinedine Zidane Gantikan Deschamps di Timnas Prancis, Dikontrak Hingga 2030
WARTABANJAR.COM - Legenda Les Bleus, Zinedine Zidane, resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Prancis, dengan kontrak berdurasi empat tahun hingga berakhirnya Piala Dunia 2030.
Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengumumkan, Zidane itu mulai menjalankan tugasnya pada 1 Agustus 2026, menggantikan Didier Deschamps yang mengakhiri masa baktinya setelah 14 tahun memimpin tim nasional.
Deschamps sebelumnya telah mengumumkan sejak Januari 2025, bahwa ia tidak akan memperpanjang kontraknya.
Kiprahnya bersama Prancis ditutup usai Piala Dunia 2026, ketika Les Bleus finis di posisi keempat, setelah kalah dari Spanyol di semifinal dan kembali takluk dari Inggris pada laga perebutan tempat ketiga.
Selama menangani Prancis, Deschamps mempersembahkan gelar Piala Dunia 2018, trofi UEFA Nations League 2021, serta membawa timnya menjadi finalis Euro 2016 dan Piala Dunia 2022.
Penunjukan Zidane sebenarnya sudah lama diprediksi. Presiden FFF Philippe Diallo mengungkapkan bahwa dirinya mulai menjalin komunikasi dengan mantan pelatih Real Madrid itu, sejak Februari 2025.
Dalam pertemuan tersebut, Zidane disebut menyampaikan keyakinannya.
"Presiden, saya tahu bagaimana cara memenangkan pertandingan," ujar Zidane percaya diri.
Baca Juga: Ini Alasan Mengapa Pep Guardiola Tolak Tangani Timnas Italia
Pelatih berusia 54 tahun itu kembali ke dunia kepelatihan, setelah terakhir menangani Real Madrid pada 2021.
Dalam dua periode melatih Los Blancos, Zidane mencatatkan sederet prestasi bergengsi, termasuk tiga gelar Liga Champions secara beruntun pada 2016 hingga 2018, dua gelar La Liga, dua Piala Super Spanyol, dua Piala Super Eropa, dan dua Piala Dunia Antarklub.
Sebagai pemain, Zidane juga merupakan ikon sepak bola Prancis. Ia mengantar negaranya menjuarai Piala Dunia 1998 dan Euro 2000, serta mencatatkan 108 penampilan dengan koleksi 31 gol bersama tim nasional.
Usai diperkenalkan sebagai pelatih baru Les Bleus, Zidane mengaku sudah lama menunggu kesempatan untuk menangani tim nasional negaranya.
Ia bahkan mengungkapkan telah menolak sejumlah tawaran melatih klub, demi menjaga peluang tersebut.