Di era digital saat ini, birokrasi yang berbelit-belit dianggap sudah tidak relevan lagi dengan kebutuhan publik.​

"Saya tantang, secepat apa inovasimu? Keluarkan inovasi sesuai era sekarang. Permudah masyarakat. Pelayanan publik harus cepat, jangan bertele-tele," ungkapnya.​

Lebih lanjut, koordinasi antar-instansi serta kemampuan deteksi dini terhadap masalah di lapangan harus menjadi prioritas, terutama bagi camat sebagai ujung tombak pelayanan yang harus sigap dalam kondisi darurat.​

Menutup arahannya, Bupati mengingatkan agar seluruh jajaran berani keluar dari zona nyaman dan meninggalkan pola kerja yang stagnan jika ingin melihat kemajuan di Bumi Tuntung Pandang.​

"Kalau kita melakukan pekerjaan yang sama terus-menerus tetapi mengharapkan hasil berbeda, tentu itu tidak akan tercapai. Karena itu kita harus berubah dan terus berinovasi," pungkasnya.(Wartabanjar.com/Gazali)

Editor Restu