1. Penuhi kebutuhan gizi harian jemaah. Selagi hangat segera makan dan habiskan dari menu yang telah disajikan dari penyedia layanan konsumsi atau katering. Bersyukur dapat diwujudkan dengan cara berdoa sebelum makan dan menyegerakan menyantap. Nikmatnya makan salah satunya ditentukan oleh suasana makan, kebersamaan sesama jamaah haji bisa menjadi kenikmatan tersendiri bagi jamaah. Diharapkan jamaah haji tidak tergesa-gesa dalam menikmati sajiannya. Dengan demikian makanan dapat dikunyah, dicerna dan diserap oleh tubuh dengan  baik.
  2. Pola makan yang baik bisa membantu menjaga kesehatan jemaah. Para jemaah haji diharapkan tidak menunda-nunda untuk makan yang telah disajikan terutama para jemaah haji yang memiliki masalah kesehatan. Selain makan utama yang didapatkan dari layanan konsumsi jamaah haji, juga bisa mengonsumsi tambahan kudapan.
  3. Cukupi kebutuhan cairan tubuh agar terhindar dari dehidrasi. Cuaca siang hari yang panas dan aktivitas fisik yang banyak tentunya membutuhkan asupan cairan yang cukup. Total kebutuhan cairan sehari tidak kurang dari 8 gelas per hari. Dengan indeks glikemik yang tergolong rendah, kurma aman dikonsumsi untuk jamaah yang menderita diabetes mellitus.

Nah, demikianlah tips makan sehat dan aman bagi jemaah haji, apalagi bagi yang sedang diet, pola ini bisa diamalkan sehingga ibadah tetap lancar berat badan pun turun. (wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Yayu