Selain itu, sosialisasi ini juga mendorong optimalisasi penggunaan aplikasi pelaporan seperti SICALMERS serta sistem pelaporan SPM melalui platform resmi Kementerian Dalam Negeri.

“Melalui kegiatan ini, pemerintah kabupaten/kota diharapkan dapat memahami kondisi capaian SPM, meningkatkan kualitas pelaporan, serta menyesuaikan dengan kebijakan terbaru, termasuk dalam penginputan data pada aplikasi SPM Kemendagri,” ungkapnya.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi sarana konsultasi dan berbagi informasi antar pemangku kepentingan guna mendorong peningkatan kinerja pemerintahan daerah, khususnya dalam bidang pekerjaan umum.

Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam mencapai target SPM secara optimal, demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat.

Kegiatan sosialisasi SPM Bidang Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 secara resmi dibuka dengan harapan dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas layanan dasar di bidang air minum dan sanitasi di Kalsel. (Wartabanjar.com/MC Kalsel/*)

Editor Restu