WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan Silaturahim Syawal keluarga besar Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan yang digelar di Masjid Baitul Mushlisin, Minggu (12/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat persaudaraan umat pasca-Ramadan. Sejumlah tokoh ulama dan masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tabalong, KH Sabillal Rusdi, dalam tausyiahnya mengajak seluruh jamaah untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Baca Juga Empat SPPG di HST Sempat Dihentikan
Ia menegaskan bahwa Syawal bukan sekadar tradisi saling memaafkan, melainkan harus menjadi titik awal untuk memperkokoh persatuan dan meningkatkan kualitas keimanan.
“Silaturahim bukan hanya tradisi, tetapi juga perintah agama yang memiliki nilai besar dalam memperkuat persatuan dan kesatuan umat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar nilai-nilai ibadah selama Ramadan, seperti kesabaran, kejujuran, dan kepedulian sosial, tetap dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keberhasilan seseorang dalam menjalani Ramadan tidak hanya diukur dari ibadah selama sebulan penuh, tetapi juga dari konsistensi dalam mempertahankan kebaikan setelahnya.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi peran LDII dalam membina umat dan menjaga kerukunan sosial.







