Gagal Menyalip, Dua Pengendara Kawasaki KLX Tewas di Jorong Tanah Laut
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI –
Dua pengendara sepeda motor dilaporkan tewas seketika setelah terlibat adu banteng dengan sebuah minibus di Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Minggu (12/4/2026).
Tragedi yang terjadi di kilometer 115 sekitar pukul 04.40 Wita tersebut melibatkan sepeda motor Kawasaki KLX dan mobil Daihatsu Xenia.
Kecepatan tinggi dan upaya mendahului kendaraan lain diduga menjadi pemicu utama hilangnya nyawa di jalan raya ini.
Baca Juga Empat SPPG di HST Sempat Dihentikan
Kapolsek Jorong, AKP Rahmad Ramadhani menjelaskan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Kawasaki KLX warna hijau hitam yang dikendarai A Sholimin (28), berboncengan dengan M Ardianoor, melaju dari arah Kintap menuju Pelaihari dengan kecepatan tinggi.
“Pengendara motor saat itu berusaha mendahului kendaraan di depannya. Namun, pada saat bersamaan dari arah berlawanan datang mobil Daihatsu Xenia warna merah metalik yang dikemudikan M Ifin (49),” ujarnya.
Kondisi jalan yang lurus dan cuaca cerah di kawasan permukiman warga tak mampu menghindarkan benturan keras tersebut karena jarak antar kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat.
Dampak tabrakan ini sangat fatal bagi pihak pengendara roda dua. A Sholimin menderita luka robek serius di bagian mulut serta patah tulang dan luka robek di kaki kanan.
Rekannya yang dibonceng, M Ardianoor, juga mengalami kondisi serupa dengan luka terbuka di kepala bagian kiri serta patah tulang terbuka pada kaki kanan.
“Kedua korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian dan kemudian dibawa ke RSUD H Boejasin,” jelas Kapolsek.
Di sisi lain, M Ifin selaku pengemudi Daihatsu Xenia berhasil selamat dari maut.
Meski demikian, bagian depan kanan mobilnya hancur, bahkan ban dan velg dilaporkan pecah akibat hantaman tersebut. Sementara itu, kondisi motor korban hampir tidak berbentuk lagi di seluruh bagian.
“Kerugian materil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 2 juta,” tutup AKP Rahmad Ramadhani.(Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu