ATR 42 JATUH! Jenazah Korban Kedua Tiba di RS Bhayangkara Makassar, Proses Identifikasi Diperketat
WARTABANJAR.COM, MAKASSAR – Proses penanganan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, terus berlanjut. Jenazah korban kedua akhirnya tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Selasa (19/1/2026) malam.
Pantauan di lokasi menunjukkan ambulans TNI membawa jenazah tersebut tiba di Bidokkes Polda Sulsel sekitar pukul 22.38 WITA. Jenazah langsung dipindahkan ke ruang khusus untuk menjalani proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, menjelaskan bahwa jenazah dievakuasi melalui jalur Posko AJU Tompo Bulu, Kabupaten Pangkep, sebelum diserahkan kepada tim DVI.
“Jenazah kami terima dari Basarnas melalui proses serah terima resmi di Posko AJU Tompo Bulu dan langsung dibawa ke Bidokkes Polda Sulsel untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Didik menegaskan, identitas korban belum dapat diumumkan karena masih dalam tahap pemeriksaan. Berdasarkan pengamatan awal, korban berjenis kelamin perempuan, namun kepastian identitas menunggu hasil resmi.
Tim DVI Mulai Proses Identifikasi
Karo Dokpol Mabes Polri, Brigjen dr Nyoman Eddy, memastikan proses identifikasi langsung dilakukan begitu jenazah tiba.
“Kami segera memulai pemeriksaan dan identifikasi sesuai prosedur. Proses ini menggunakan standar DVI internasional,” tegasnya.
Tim DVI melibatkan dokter forensik, dokter gigi forensik, serta tenaga medis pendukung lainnya. Seluruh data post mortem akan dicocokkan dengan data ante mortem yang telah dikumpulkan dari pihak keluarga korban.
“Setelah data terkumpul, kami lakukan rekonsiliasi untuk memastikan kecocokan. Identitas baru bisa dipastikan jika seluruh data sudah sesuai,” jelas Nyoman.
Ia menekankan bahwa ketepatan menjadi prioritas utama dalam proses identifikasi, meski membutuhkan waktu lebih lama.
“Kami tidak ingin terjadi kesalahan. Ketepatan jauh lebih penting daripada kecepatan. Kami mohon keluarga korban bersabar,” tambahnya.
Tragedi ATR 42 di Bulusaraung
Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport dilaporkan jatuh pada Sabtu (17/1/2026) saat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar. Pesawat membawa 10 orang, terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang.