WADUH! Keluarga Ungkap Smartwatch Kopilot Farhan Masih Aktif saat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung
Ukuran Huruf:
Tim SAR terus melakukan pengamanan lokasi serta perencanaan evakuasi lanjutan, baik melalui jalur darat maupun udara, sembari menunggu kondisi cuaca yang lebih aman.
Tragedi yang Masih Menyisakan Banyak Tanda Tanya
Kecelakaan pesawat ATR 42-500 ini masih menyisakan banyak pertanyaan, terutama terkait nasib awak dan penumpang yang belum ditemukan. Munculnya data dari smartwatch kopilot kini menjadi fokus perhatian keluarga dan publik, karena bisa membuka kemungkinan baru dalam proses pencarian.
Operasi SAR dan investigasi oleh KNKT akan terus berlanjut untuk mengungkap penyebab kecelakaan, sekaligus memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan dievakuasi secara layak dan bermartabat.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad