WARTABANJAR.COM, BANTEN – Sebuah video viral di Instagram memperlihatkan seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial YY (25) ditangkap polisi setelah membawa kabur anak majikannya yang masih berusia 1 tahun di wilayah Kibin, Kabupaten Serang, Banten, Senin (5/1/2026).

YY berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Cikande di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Penangkapan dilakukan setelah orang tua korban melaporkan kehilangan anak mereka ke Polsek Cikande.

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko mengatakan, polisi bergerak cepat begitu menerima laporan dari keluarga korban.

“Begitu menerima laporan pada Senin (5/1), anggota langsung bergerak. Kurang dari 24 jam, pelaku dan korban berhasil diamankan di Cikupa, Tangerang. Alhamdulillah korban dalam kondisi selamat,” ujar Condro, Jumat (8/1/2026).

Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa YY nekat menculik bayi tersebut karena terdesak masalah ekonomi. Pelaku berencana meminta tebusan kepada orang tua korban untuk melunasi utangnya.

“Pelaku terbelit utang dan berniat meminta orang tua korban melunasi utangnya sebesar Rp10.500.000. Namun rencana itu belum sempat disampaikan karena pelaku lebih dulu kami amankan,” jelas Condro.

Aksi penculikan ini terbongkar berkat rekaman kamera pengawas (CCTV). Orang tua korban panik saat mendapati anaknya tidak berada di rumah sepulang kerja. Setelah memeriksa CCTV, mereka melihat YY membawa bayi tersebut menggunakan jasa ojek online.

Tak hanya menculik, YY juga mencuri perhiasan milik majikannya. Sebuah gelang emas berhasil digasak dan dijual di wilayah Tangerang seharga Rp450.000.

“Pelaku juga mengambil gelang emas milik majikannya dan menjualnya. Saat ini korban sudah kami kembalikan kepada orang tuanya, sedangkan pelaku menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polres Serang untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Condro.

Kasus ini menyita perhatian publik karena melibatkan pengasuh yang seharusnya menjadi orang terdekat dan dipercaya keluarga. Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih dan memantau pekerja rumah tangga demi keamanan anggota keluarga, terutama anak-anak.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad