Hari Ibu 2025: Kemen PPPA Gelar Musyawarah Ibu Bangsa, Ini Hasil Manifestonya
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, mengatakan bahwa perjuangan perempuan akan memasuki momentum penting, yakni peringatan 100 tahun Kongres Perempuan Indonesia yang pertama kali diselenggarakan di Yogyakarta pada 1928. Oleh karena itu, sebagai wujud nyata komitmen mewujudkan Indonesia yang berkeadilan dan setara, perempuan diharapkan terus memiliki keberanian untuk bersuara serta konsisten memperjuangkan keadilan sesuai dengan tantangan zaman saat ini. Untuk melanjutkan semangat perjuangan tersebut, Yogyakarta siap kembali menjadi tuan rumah Kongres Perempuan sebagai pusat konsolidasi gerakan perempuan Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Direktur Institut Sarinah Eva Kusuma Sundari menambahkan, bahwa prinsip kesetaraan antara laki-laki dan perempuan sejatinya telah mengakar dalam ideologi Pancasila. Nilai kesetaraan tercermin, antara lain, dalam sila kedua tentang kemanusiaan yang adil dan beradab, di mana kesetaraan tidak hanya dimaknai dalam konteks ras maupun suku, tetapi juga mencakup gender.
Selain itu, sila kelima yang menegaskan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia turut menegaskan pentingnya keadilan bagi perempuan. Oleh karena itu, peran perempuan perlu terus didukung agar dapat berkontribusi optimal dalam mewujudkan kemakmuran bangsa.
Adapun hasil Manifesto Ibu Bangsa tahun 2025, yakni:
- Menghapus segala bentuk kekerasan, diskriminasi, dan eksploitasi terhadap perempuan dan anak
- Mewujudkan keadilan ekonomi, pengakuan kerja perawatan, dan kemandirian hidup perempuan
- Memastikan kepemimpinan dan representasi perempuan yang setara dan bermakna di seluruh ruang pengambilan keputusan
- Melindungi tubuh perempuan, bumi, dan ruang hidup dari perusakan, kekerasan, dan krisis iklim
- Membangun peradaban digital yang beretika, aman, dan berpihak pada kemanusiaan
- Menulis ulang sejarah dan ingatan kolektif bangsa yang adil gender dan berjiwa Pancasila. (Wartabanjar.com/andi)
Editor: Andi Akbar