“Hati saya sungguh terenyuh. Di tengah keterbatasan, masih terasa kuatnya kesabaran, doa, dan semangat untuk bangkit,” kata Raffi.

Ia menegaskan kehadirannya bukan sekadar membawa bantuan logistik, tetapi juga dukungan moril, doa, dan keyakinan bahwa para korban tidak sendirian menghadapi cobaan.

Menurut Raffi Ahmad, harapan akan selalu ada selama bangsa Indonesia tetap kompak dan bersatu. Ia meyakini kekuatan Indonesia terletak pada kebersamaan, saling membantu, dan saling mendoakan.

“Insyaallah semua akan membaik dan pasti bisa kita lewati bersama. Semoga Allah senantiasa menjaga kita semua dan melindungi negeri yang kita cintai,” pungkasnya.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad