Pemkab HST Hidupkan Lagi Seni Kaligrafi dan Habsy Lewat Lomba di Hari Jadi ke-66
WARTABANJAR.COM, BARABAI - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST) melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar Lomba Kaligrafi dan Maulid Habsy se-Hulu Sungai Tengah dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten HST ke-66, Sabtu–Minggu (6–7/12/2025).
Kegiatan ini turut menggandeng Kementerian Agama HST dan diikuti 27 peserta, terdiri dari 5 putra dan 22 putri. Sementara itu, lomba habsy diikuti 12 kelompok, yakni 8 putra dan 4 putri.
Antusiasme peserta terlihat dari besarnya minat masyarakat terhadap seni keagamaan, khususnya di kalangan pelajar dan remaja.
Kabag Kesra HST, H. Mukarram, mengatakan bahwa kegiatan ini digelar sebagai langkah pembinaan berkelanjutan di luar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), sekaligus menjawab kondisi beberapa cabang lomba MTQ yang sempat minim peserta.
“Kita ingin memunculkan kembali minat generasi muda terhadap seni kaligrafi. Melalui lomba di luar agenda MTQ, kaderisasi bisa terus berjalan dan karya yang berkualitas bisa kita seleksi sejak dini,” katanya.
Ia berharap ke depan akan lahir lebih banyak sanggar atau kelompok seni kaligrafi di HST. Dukungan orang tua, sekolah, dan pondok pesantren dinilai menjadi kunci agar bakat anak bisa berkembang.
Selain seni kaligrafi, lomba habsy juga menjadi sarana pembinaan khusus bagi kelompok-kelompok maulid di HST.
“Jika memungkinkan, tahun depan kita akan naikkan skala kegiatan menjadi festival habsy se-Kalsel atau Banua Anam,” tambahnya.
Salah satu peserta lomba kaligrafi, Rabiatul Adawiah, mengaku kegiatan ini sangat positif karena memberi ruang untuk mengasah kemampuan sekaligus bertukar ide dengan peserta lain.
“Kami bisa belajar, saling melihat teknik, dan makin percaya diri berkarya. Semoga kegiatan seperti ini bisa lebih sering diadakan,” ujarnya.
Ajang ini sekaligus menjadi wadah bagi para seniman muda untuk mengekspresikan kreativitas serta memadukan keindahan kaligrafi Al-Qur’an dengan sentuhan seni lukis kontemporer.
Untuk kategori kaligrafi, peserta memperebutkan Juara 1 hingga Harapan 3, dengan hadiah berupa trofi kejuaraan eksklusif, uang pembinaan, dan sertifikat penghargaan.