Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memulihkan distribusi bantuan serta menenangkan situasi.

“Kami memahami bahwa masyarakat sedang berada dalam situasi darurat akibat bencana banjir yang menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, dan terputusnya akses pangan,” ujar Budi.

Saat ini, Bulog Sumut bersama Bulog Sibolga masih menghitung jumlah beras dan minyak goreng yang diambil massa. Proses pendataan berlangsung lambat karena jaringan komunikasi di wilayah terdampak masih terganggu.

“Perhitungan jumlah beras dan minyak goreng yang diambil dari Gudang Sarudik masih dalam proses pendataan. Kami meminta dukungan semua pihak agar penanganan pasca kejadian ini dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran demi kepentingan masyarakat yang terdampak,” kata Budi. (Wartabanjar.com/inilah.com)

Editor Restu