WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Nama Liam Lawson kembali jadi sorotan di Formula 1. Pembalap muda asal Selandia Baru itu sukses merebut posisi ketiga pada sesi kualifikasi Grand Prix Azerbaijan, Sabtu (20/9), dengan catatan waktu 1 menit 41,707 detik.
Hasil ini mengejutkan banyak pihak karena Lawson berhasil mengungguli dua pembalap Mercedes, Kimi Antonelli dan George Russell, yang harus puas menempati posisi keempat dan kelima. Padahal, Mercedes sempat dijagokan tampil kuat di lintasan jalanan kota Baku.
Bagi Lawson, posisi start ketiga ini menjadi pencapaian terbaiknya sepanjang musim 2025. Ia mampu memanfaatkan kondisi lintasan yang tricky akibat hujan dan insiden yang melibatkan Leclerc serta Piastri. Fokus dan konsistensi jadi kunci keberhasilannya menembus tiga besar.
Performa Lawson juga menjadi angin segar bagi timnya yang belakangan berusaha menyaingi tim-tim besar. Dengan hasil ini, Lawson dipandang sebagai “kuda hitam” yang bisa memberikan kejutan di balapan utama, terutama di trek yang terkenal sulit diprediksi seperti Baku.
Sejak debutnya, Lawson dikenal sebagai pembalap yang tenang di bawah tekanan. Fakta bahwa ia mampu mengalahkan Antonelli, yang digadang-gadang sebagai bintang masa depan Mercedes, membuat kepercayaan diri Lawson semakin meningkat.
Jika mampu mempertahankan performa di balapan utama, Lawson berpeluang besar merebut podium dan mengganggu dominasi Verstappen maupun Sainz. Banyak pengamat menilai GP Azerbaijan kali ini bisa menjadi momen pembuktian bagi Lawson untuk benar-benar menancapkan nama di jajaran elite Formula 1. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)







