Perjuangan Relawan Padamkan Kebakaran Hotel Bandung Barabai HST, Dua Relawan Sesak Napas Akibat Asap Tebal
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Selang demi selang terus disambung.
Ember bergantian diisi.
Sebagian relawan maju mendekati titik api, sementara yang lain mundur sejenak untuk mengatur nafas.
Begitulah suasana di halaman Hotel Bandung, Jalan Bhima Nomor 34, Kelurahan Barabai Selatan, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, saat puluhan relawan bersama petugas pemadam berjibaku menaklukkan kobaran api yang membakar hotel itu, Jumat (24/7/2026) siang.
Di tengah kepulan asap yang terus membumbung, para relawan bergotong royong agar api tidak merambat ke seluruh bangunan.
Tidak ada yang bekerja sendiri.
Saat tenaga mulai berkurang, relawan lain segera mengambil alih di titik pemadaman.
Relawan BPK Radar, Ijab, mengatakan kondisi di lapangan cukup berat karena kobaran api terus membesar dari bagian belakang hotel.
Asap pekat yang keluar dari dalam bangunan membuat proses pemadaman menjadi jauh lebih sulit.
“Api terus membesar dari bagian belakang hotel. Asapnya yang keluar juga sangat tebal,” ujarnya kepada wartabanjar.com di lokasi kejadian.
Proses pemadaman berlangsung sejak sekitar pukul 14.00 Wita.
Setelah hampir dua jam berjibaku bersama BPBD dan Damkar Hulu Sungai Tengah, Balakar 654 Murakata, TNI, Polri, serta relawan lainnya, api akhirnya berhasil dipadamkan dan dilanjutkan proses pendinginan hingga sekitar pukul 16.00 Wita.
Di balik keberhasilan itu, tiga relawan harus mendapatkan penanganan medis setelah diduga mengalami gangguan kesehatan akibat terlalu lama menghirup asap.
Ijab mengatakan satu relawan dari BPK Radar mengalami sesak napas hingga harus dibawa ke RSUD H Damanhuri Barabai.
Saat mengantar rekannya ke rumah sakit, ia mendapati dua relawan lain juga sedang mendapatkan perawatan.
BACA JUGA: Kebakaran Hotel Bandung Barabai Berhasil Dipadamkan Dalam Waktu 2 Jam